Usung Inklusivitas Pendidikan, Ruangguru Kampanyekan #IniBaruJuara

Andrygmv.net —

Ruangguru meluncurkan kampanye terbaru bertajuk #IniBaruJuara yang mengusung semangat inklusivitas, yang sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam sistem pendidikan untuk meredefinisi makna prestasi, serta merayakan perubahan diri menjadi versi yang lebih baik.

VP Marketing Ruangguru, Ignatius Untung Surapati menyatakan, pendidikan harus inklusif. Melalui kampanye #IniBaruJuara, Ruangguru menegaskan bahwa pendidikan berkualitas, tak berjarak, dan fleksibel seharusnya menjadi hak semua siswa.

“Kami mengerti bahwa kesuksesan dan prestasi memiliki keanekaragaman makna, dan senantiasa dijadikan sebagai cerminan atau refleksi nilai diri setiap pribadi. Oleh karena itu, fungsi nilai akademis dan ranking seharusnya hanya sebatas tolok ukur pemahaman materi dan menjadi landasan strategi sistem pendidikan dalam mengatur program studi, dan bukan sebagai patokan penilaian kesuksesan dan standar prestasi siswa yang bersifat final,” ungkap Untung dalam peluncuran kampanye #IniBaruJuara secara virtual pada Selasa (4/1).

Untung mengungkapkan, pihaknya telah mengadakan riset kepada lebih dari 360 responden di seluruh Indonesia untuk memahami pandangan masyarakat terhadap makna pendidikan dan prestasi. Hasilnya, mayoritas responden meyakini bahwa pendidikan adalah kunci jaminan masa depan. Tidak terbatas pada pencapaian akademis, motivator dan inspirasi disebut datang dari teman yang mampu menyeimbangkan kesenangan dan tanggung jawab akademis.

Riset itu juga menyatakan, bagi sebagian besar responden, menjadi juara berarti mampu membuat perubahan dalam hidup, sehingga tak banyak responden mengaku terinspirasi oleh kawannya yang meraih ranking 1 di kelas. Namun, kebanyakan responden juga menilai bahwa sistem pendidikan kadang lebih berpihak kepada pelajar dengan ranking atas, sementara mereka lebih menyukai pendidik yang dapat merangkul semua pelajar, dan mengajar secara menyenangkan.

Duta Belajar Ruangguru yang juga seorang aktor, Nicholas Saputra, mengaku merasakan relevansi dengan pesan kampanye #IniBaruJuara. Dia melihat dan mengalami sendiri, masih banyak pihak mendefinisikan prestasi berdasarkan pengukuran nilai akademis. Sehingga, prestasi akademis menjadi tolok ukur utama dan cerminan nilai diri.

Menurut Nicholas, hal itu membuat semangat pelajar rentan patah ketika mendapatkan nilai yang kurang baik.

“Pesan kampanye ini menegaskan pentingnya pendidikan yang inklusif untuk mencerdaskan anak bangsa. Makna belajar adalah proses pengenyaman ilmu dan keterampilan untuk menjadi versi diri yang lebih baik dari sebelumnya, oleh karena itu, seharusnya setiap pencapaian, baik besar ataupun kecil, patut diakui dan dihargai,” tuturnya.

Senada, psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjelaskan bahwa orang tua dan pendidik berperan penting menanamkan pola pikir pro-growth sejak dini. Dengan begitu, anak paham bahwa makna kesuksesan dan prestasi terukur dari setiap pencapaian apapun yang didapat demi kebaikan diri sendiri.

“Orang tua dan pendidik patut menuntun anak-anak sehingga dapat menanamkan pola pikir yang mengakui segala bentuk pencapaian, bukan hanya demi kebaikan diri tetapi juga untuk membangun rasa percaya diri mereka. Sehingga perlahan-lahan, pencapaian signifikan pun memiliki makna yang lebih mendalam,” ujar Vera.

Untung menambahkan, kampanye #IniBaruJuara juga bertujuan mengajak pelajar untuk memacu diri dalam menciptakan perubahan yang lebih baik. Selain itu, Ruangguru juga mempersiapkan ajang interaktif yang bermanfaat, yakni konferensi bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan inspirasi memaknai perjuangan dan kesuksesan dari beragam tokoh inspirasional dengan beragam latar belakang dan industri.

Bertajuk Ruangguru Youth Summit, konferensi tersebut akan diadakan pada 29-30 Januari 2022 secara virtual. Informasi dan registrasi dapat dilakukan melalui ruangguru.com/summit.

“Kampanye ini turut menyoroti dan merayakan setiap pelajar dari latar belakang majemuk tanpa terkecuali, yang mau berjuang demi kemajuan sekecil apa pun, di segala kondisi dan tantangan, untuk menjadi versi diri yang lebih baik,” kata Untung.

(rea)