Toyota Bicara Kemungkinan Veloz Hybrid Produksi Indonesia

Andrygmv.net —

Kijang Innova sudah pasti hybrid tahun depan, namun teknologi seperti itu dipercaya bukan hanya milik satu model Toyota, melainkan bisa menyebar ke lainnya termasuk Avanza dan Veloz.

Innova adalah salah satu mobil yang diproduksi di pabrik Toyota di Karawang Plant 1. Sedangkan Veloz merupakan produk baru yang diproduksi Toyota di pabrik Karawang Plant 2 bersama Sienta, Vios, dan Yaris.

Veloz sebelumnya adalah nama varian tertinggi di generasi kedua Avanza, mobil ini diproduksi Astra Daihatsu Motor (ADM). Namun mulai generasi ketiga, Veloz berdiri sendiri dan produksinya diambil alih Toyota, sedangkan Avanza tetap diproduksi ADM.

Veloz, sama seperti Avanza, dirancang menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA) yang sudah digunakan pada Toyota Raize/Daihatsu Rocky. Raize dan Rocky mulai bulan lalu sudah tersedia versi hybrid di Jepang, ini menjadi dasar potensi Veloz dan Avanza punya teknologi serupa pada masa depan.

Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono tidak membantah ketika ditanya soal Veloz hybrid.

Warih bilang produk hybrid yang akan diproduksi Toyota di Indonesia masuk ke dalam kategori ‘mobil sejuta umat’ sebab sangat disukai masyarakat di Indonesia. Ada dua model Toyota yang merujuk ke titel itu, yakni Innova dan Avanza atau dalam hal ini mungkin Veloz.

“Jadi statement-nya kami akan memproduksi new model HEV [hybrid electric vehicle]. Sudah sampai situ. Modelnya yang disukai masyarakat Indonesia,” kata Warih saat ditemui pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), BSD, Tangerang, Kamis (11/11).

Dimintai komentar secara terpisah, Direktur TMMIN Bob Azam juga tidak membantah mengenai Avanza atau Veloz yang kemungkinan dikonversi menjadi hybrid.

“Doakan saja, pasti kami akan berusaha memenuhi ekspektasi konsumen,” kata Bob.

Lebih lanjut, Warih mengatakan bila ‘proyek’ konversi mobil hybrid Toyota tahun depan mempertimbangkan konsumen Indonesia. Setelah itu produk hybrid pertama buatan Toyota Indonesia tersebut akan langsung masuk pasar ekspor.

Destinasi ekspor tujuan hybrid pertama Toyota Indonesia, dikatakan Warih sejumlah negara di Asia dan kawasan Amerika Selatan.

“Jadi domestik launch, satu dua bulan kemudian kami akan ekspor,” kata Warih.

Warih bilang persiapan untuk memenuhi target produksi 2022 tengah dilakukan. Hanya saja ia menolak berkomentar mengenai keterlibatan Daihatsu terkait konversi hybrid ini.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]