Suzuki Bicara Mobil Listrik Harga Terjangkau untuk Indonesia

Andrygmv.net —

Alasan utama Suzuki keluar dari segmen mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) dengan menyetop penjualan Karimun Wagon R adalah memiliki fokus pengembangan kendaraan listrik.

Namun sejauh ini Suzuki belum mengungkap detail seperti apa identitas produk yang akan dikembangkan itu.

Direktur Pemasaran Suzuki Indomobil Sales (SIS) Donny Saputra hanya sedikit menjelaskan bahwa Suzuki memiliki pandangan kendaraan listrik yang cocok buat konsumen Indonesia harus terjangkau.

“Kendaraan listrik yang saat ini sesuai idealnya adalah yang terjangkau oleh konsumen, baik secara harga maupun model kendaraan,” kata Donny melalui pesan singkat, Kamis (25/11).

Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Managing Director Suzuki Indomobil Motor (SIM) Shodiq Wicaksono mengenai mobil listrik pasca berhenti jualan LCGC.

Shodiq mengungkap Suzuki bakal fokus pada kendaraan elektrifikasi yang terjangkau bagi konsumen.

Shodiq juga bilang perusahaan akan memperkenalkan kendaraan listrik melalui hybrid. Tapi kapan produk perdana akan dirilis, Shodiq tidak mengurainya.

“Untuk itu, dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid,” ujar Shodiq.

Lebih lanjut, menurut Shodiq pengembangan kendaraan listrik menjadi dukungan terhadap program percepatan pemerintah menurunkan emisi gas rumah kaca 29 persen pada 2030.

Wagon R Hybrid

Pada sisi lain, Suzuki diketahui sudah model hybrid Wagon R yang diperkenalkan di Jepang pada 2019.

Mobil ini mengandalkan mesin 660 cc transmisi CVT dengan pilihan penggerak roda depan dan AWD. Di Negeri Sakura, harga Suzuki Wagon R hybrid yang juga tenar sebagai kei car ini mulai Rp140 jutaan hingga Rp190 jutaan.

Tapi apakah mobil ini yang akan dikembangkan Suzuki di Indonesia, hal tersebut ogah dijawab Donny.

“Mohon maaf, kami belum bisa memberikan informasi mengenai hal ini,” kata Donny.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]