Pakar Soal Wanita Sulit Dapat SIM C ‘Auto Nembak’: Harus Dibuat Susah

Andrygmv.net —

Praktisi keselamatan berkendara Sony Susmana menilai lintasan ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C atau SIMĀ sepeda motor di Indonesia sudah sesuai dengan prosedur.

Menurut Sony tidak ada yang salah dalam uji praktik dalam pembuatan SIM C di Tanah Air. Sony menyikapi video viral seorang wanita protes bila trek uji praktik SIM C di Indonesia sangat rumit dan tidak masuk akal.

Sony mengatakan meski sulit, hal tersebut telah diperhitungkan matang-matang oleh kepolisian. Bahkan tes SIM, ia menilai sudah seharusnya ujian praktik yang dijalani masyarakat sebagai pemohon SIM C harus dibuat sulit. Pemohon pria dan wanita pun harus lulus ujian demi meningkatkan keamanan berkendara.

“Jadi salah kalau berpikiran ujian SIM susah, karena memang harus dibuat susah. Kalau gampang semua nantinya akan menggampangkan semua kondisi di lalu lintas,” kata Sony saat dihubungi, Selasa (23/11).

Ia mengatakan bila ada pemohon SIM yang gagal dalam ujian, mereka seharusnya melakukan evaluasi dan berlatih. Tidak seharusnya masyarakat langsung mencari jalan pintas.

“Jadi kalau tidak lulus, bukan malah cari yang cepat misal bayar. Harusnya evaluasi, belajar dari polisi di sana bisa kok saya yakin. Jika mau cepat ini yang malah akhirnya tingkat kecelakaan di kita itu terus tinggi,” kata dia.

Ia menambahkan trek SIM C sebetulnya mudah dilalui jika pemohon mengetahui teknik berkendara. Kata dia dari karakter rute, masyarakat dapat melaluinya dengan sangat pelan sembari menjaga emosi agar kestabilan terjaga.

“Jangan cepat-cepat, terus skill ini juga harus terukur,” kata pria yang juga menjadi Senior Instruktur dari Safety Defensife Consultant Indonesia (SDCI).

Sebelumnya protes disampaikan lewat media sosial oleh seorang wanita mengenai trek uji praktek pembuatan SIM C. Ia menilai trek itu sangat rumit dan tidak masuk akal.

Menurut dia trek demikian sangat sulit, apalagi buat wanita. Jika berhadapan dengan ujian tersebut, menurut wanita itu ujungnya pasti akan gagal dan memilih ‘jalur pintas’.

“Buat Kepolisian Republik Indonesia ya, ngapain sih bikin trek kayak begini? Modelnya nggak masuk di akal banget. Tolong ya, bikin trek yang masuk di akal. Apalagi buat emak-emak seperti kita-kita ini. Auto nggak bakalan lulus deh dan auto nembak,” ujar dia dalam video.

Trek uji praktik SIM C yang dimaksud dalam video tersebut diketahui berupa jalan setapak berbentuk zigzag. Rintangan lain uji praktik mengharuskan pemohon SIM melintasi trek berbentuk angka 8.

Sementara Kepala Sub Direktorat SIM Korlantas Polri Komisaris Besar Djati Utomo menanggapi itu dengan menyebut bila trek yang dimaksud sudah sesuai dengan standar dan mengikuti ketentuan.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]