NASA dan SpaceX Bawa Tim Astronaut Crew-3 ke Luar Angkasa

Andrygmv.net —

Setelah serangkaian penundaan, SpaceX akhirnya kembali memberangkatkan empat astronaut ke luar angkasa, Rabu (10/11) malam waktu setempat.

Perjalanan empat astronaut itu disebut sebagai misi Crew-3. Setelah sebelumnya astronaut dari misi Crew-2 sebelumnya telah mendarat jatuh di Teluk Meksiko.

Keempat astronaut Crew-3 terdiri dari Raja Chari, Kayla Barron, Tom Marshburn, dan Matthias Maurer. Keempatnya akan tiba di Stasiun Internasional Luar Angkasa (ISS) yang saat ini hanya dihuni satu astronaut NASA.

Keempat astronaut itu akan meluncur ke ISS menggunakan kapsul Crew Dragon yang dipasang pada roket Falcon 9 dari Pusat Antariksa Kennedy di Florida. Menurut jadwal, pesawat ruang angkasa yang disebut Endurance itu akan berlabuh di ISS pada Kamis (11/11) pukul 19:10.

Dilansir dari Phsy, penerbangan ke ISS awalnya dijadwalkan tepat di hari Halloween, 31 Oktober lalu. Keberangkatan ditunda akibat cuaca. Kemudian terjadi lagi masalah medis kecil yang menimpa salah satu kru yang disebut NASA bukan terkait Covid-19

Salah satu astronaut dalam penerbangan luar angkasa kali ini, Raja Chari merupakan seorang kolonel Angkatan Udara AS sekaligus menjadi pemimpin di misi Crew-3 akan melakukan perjalanan pertamanya ke luar angkasa. Begitu juga dengan dua rekannya, Barron dan Maurer.

“Kadang-kadang ketika Anda mencoba terbang di Halloween, Anda mendapatkan tipuan, alih-alih hadiah,” kata Chari kepada kontrol misi SpaceX sebelum peluncuran dilansir The Verge.

Barron bersama Chari merupakan rekrutan baru yang dipilih untuk korps astronot NASA pada tahun 2017 setelah sebelumnya menjabat sebagai perwira perang kapal selam untuk Angkatan Laut. Sedangkan Maurer adalah seorang insinyur ilmu material dan akan menjadi orang Jerman ke-12 di kosmos.

Sementara Marshburn adalah seorang dokter medis yang sebelumnya pernah terbang ke luar angkasa menggunakan pesawat ulang-alik pada 2009 dan pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia dalam misi 2012-13.

Crew-3 adalah bagian dari kemitraan multimiliar dolar NASA dengan SpaceX yang ditandatangani setelah mengakhiri program Space Shuttle pada 2011. Tujuannya adalah memulihkan kapasitas AS dalam melakukan penerbangan manusia menuju antariksa.

Kuartet astronaut ini akan menghabiskan enam bulan di pos orbit dan melakukan penelitian untuk membantu menginformasikan eksplorasi ruang angkasa di masa depan yang memberi manfaat bagi kehidupan di Bumi.

Sorotan ilmiah dari misi tersebut termasuk percobaan untuk menumbuhkan tanaman di luar angkasa tanpa tanah atau media pertumbuhan lainnya. Selain itu juga untuk membangun serat optik dalam gaya berat mikro, yang menurut penelitian sebelumnya akan lebih unggul kualitasnya daripada yang dibuat di Bumi.

Para astronot Crew-3 juga akan melakukan perjalanan ruang angkasa untuk menyelesaikan peningkatan panel surya stasiun dan akan hadir untuk dua misi pariwisata, termasuk pengunjung Jepang yang naik pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia pada akhir tahun ini dan kru Space-X Axiom yang akan diluncurkan pada Februari 2022.

(ttf)

[Gambas:Video CNN]