Muncul NFT Foto Rektor ITB, Diduga Bentuk Protes Kepemimpinan

Andrygmv.net —

Foto Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Reini Wirahadikusumah dijadikan aset digital dalam bentuk non fungible token (NFT). Foto itu diunggah dengan tagar #ReiniOut.

Kedua foto Rektor ITB tersebut dijual di marketplace NFT, OpenSea. Terdapat dua foto dengan pilihan close up dan medium shoot, mengenakan jas almamater ITB.

Reini sendiri merupakan rektor ITB yang mulai menjabat pada 2020 lalu, ia menjadi rektor wanita ITB sejak kampus tersebut didirikan.

NFT adalah adalah berkas digital yang identitas dan kepemilikannya diverifikasi melalui rantai blok (blockchain). Pengunggah menjual NFT itu lewat blockchain Ethereum.

Untuk membelinya pengguna harus memiliki akun dompet digital kripto, di antaranya Coinbase, Wallet, MetaMask, WalletConnect, Fortmatic dan masih banyak lagi.

Aset digital NFT foto Rektor ITB diunggah oleh akun ITB1920. Tertulis di kolom deskripsi seolah merupakan bentuk kritis dari mahasiswa ITB.

Pengunggah menamai kedua koleksi foto itu dengan hastag #ReiniOut. Kemudian foto yang diunggah dinamai ‘Ibu Rektor Tercinta #1’ dan ‘Ibu Rektor Tercinta #2’.

Hingga kini kedua NFT tersebut telah dilihat ribuan kali di OpenSea.

Kolom deskripsi pada postingan itu berbunyi nada kritik kepada Reini. Pengunggah menilai Reini tak berlaku adil kepada penulis deskripsi.

“Masuk ke ITB, kukira aku akan mendapati kesempatan yang berimbang bagi semua. Tanpa melihat seperti apa aku dahulu, tanpa melihat rupa dan dari mana aku berasal, juga tanpa melihat seberapa banyak materi yang kumiliki,” tertulis di sana.

“Kukira juga, hati seorang ibu memiliki ketulusan yang tak terbatas pada anak-anaknya…Namun apa yang kulihat nyatanya berbeda. Ibuku mengelak saat diajak bicara, ibuku lebih memilih tersenyum pada dunia dan berpaling dari anaknya,” sambungnya.

Hingga kini belum diketahui pasti pihak yang bertanggung jawab atas postingan tersebut.

CNNIndonesia.com telah coba meminta tanggapan pihak ITB pada Kamis (11/11) siang. Namun hingga berita ditulis belum mendapat jawaban.

Kepopuleran NFT makin meningkat belakangan ini, seiring meningkatnya tren investasi crypto currency selama pandemi Covid-19.

Sebelumnya seorang anak 12 tahun asal Inggris, Benyamin Ahmed menjual emoji piksel ikan paus hasil kreasinya seharga 290 ribu Poundsterling (sekitar Rp5.7 miliar).

Emoji yang dijual oleh Ahmed dinamakan Weird Whales. Emoji yang dibuat dengan model piksel digital itu berjumlah 3.500 jenis dan dilego lewat NFT.

Ada pula brand kenamaan Gucci merilis koleksi sneaker terbaru bentuk virtual dengan mengadopsi teknologi augmented reality (AR) dan NFT, pada Maret lalu.

Sepatu virtual dijual dengan harga US$8,99 atau setara dengan Rp130 ribu di aplikasi Wanna. Sedangkan di aplikasi Gucci, sepatu ini bisa didapat dengan harga US11,99 atau sekitar Rp172 ribu.

(can)

[Gambas:Video CNN]