Mimpi Mobil Listrik di Balik ‘Suntik Mati’ LCGC Suzuki

Andrygmv.net —

Suzuki menjelaskan sedikit alasan mengapa akhirnya menghentikan penjualan Karimun Wagon R sebagai pengisi segmen mobil harga terjangkau ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) di Tanah Air.

Direktur Pemasaran Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat Donny Saputra mengatakan perusahaan kini punya fokus lain yaitu pengembangan kendaraan listrik. Namun Donny belum merinci alasan tersebut.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan pemerintah soal rencana Suzuki terkait mobil listrik melalui investasi senilai Rp1,2 triliun. Pemerintah bahkan memberi keterangan tambahan bila Suzuki hendak memproduksi Ertiga Mild Hybrid di Indonesia pada 2022 dan XL7 Mild Hybrid pada 2023.

Dengan dihentikannya penjualan Karimun Wagon R, maka Suzuki tak lagi memiliki mobil yang bisa dikategorikan segmen LCGC.

Jika Suzuki benar keluar dari LCGC, produsen otomotif tersebut berarti menyusul Datsun yang sudah duluan tidak memasarkan produk pada segmen tersebut. Namun bedanya, Datsun sejak 2019 benar-benar keluar dari pasar Tanah Air.

Saat ditanya apakah hal ini berarti Suzuki keluar dari LCGC, Donny enggan membenarkan.

“Detailnya (keluar dari LCGC) nanti tunggu rilis resmi ya, cuma gini kami mau fokus dalam pengembangan elektrifikasi,” kata Donny.

Karimun Wagon R merupakan mobil perkotaan yang diproduksi Suzuki sejak 2013. R dalam nama ini adalah singkatan dari Rekreasi. Mobil ini merupakan produk yang sesuai dalam program pemerintah mengenai LCGC sejak saat itu.

Donny menambahkan pihaknya masih tetap memproduksi Wagon R namun statusnya hanya untuk kebutuhan ekspor.

Lebih lanjut, Donny belum mengurai rencana ke depan soal Wagon R meski kabar produk pengganti sudah terdengar sejak beberapa hari terakhir.

Kabar terbaru, Suzuki disebut menyiapkan produk baru pada segmen city car bernama S Presso. Tapi apa produk tersebut akan masuk ke segmen LCGC, hal tersebut belum dapat dipastikan.

Donny juga belum mengurai ketersediaan stok mobil ini dan suku cadang pasca tidak lagi dijual di Indonesia.

“Detailnya nanti saat rilis ya,” kata Donny.

(ryh/fjr)

[Gambas:Video CNN]