Menuju perhelatan pekan mode terbesar Indonesia “Jakarta Fashion Week 2019”

Perhelatan akbar JFW akan kembali diselenggarakan Oktober ini selama 7 hari

Jakarta Fashion Week yaitu perhelatan pekan mode terbesar di Indonesia akan kembali diselenggarakan untuk ke 11 kalinya pada bulan oktober ini selama 7 hari, lebih tepatnya yaitu pada tanggal 20 oktober sampai dengan 26 Oktober 2018 di Senayan City. Kabarnya perhelatan Jakarta Fashion Week tahun ini akan lebih meriah dari tahun sebelumnya. Persiapan demi persiapan sedang dilakukan secara lebih intens, termasuk menampung banyak dukungan dari banyak pihak, baik yang telah lama maupun dengan mitra-mitra baru.

Senayan City merupakan tempat ikonik penyelenggaran Jakarta Fashion Week. Senayan City telah menjadi mitra pendukung Jakarta Fashion Week 2019 dan menjadi tempat penyelenggaran JFW untuk keenam kalinya, selain itu brand Make Over kembali menjadi official MakeUp Partner, L’Orél Professionnel sebagai Hairdo Partner dan UBS Gold sebagai produsen perhiasannya. Selain itu, Jakarta Fashion Week ini menggandeng Blibli.com, Matahari Department Store, Wardah, Pond’s dll.

Jakarta Fashion Week akan menghadirkan deretan desainer tanah air serta desainer internasional, yaitu sebanyak 180 desainer sudah tergabung di Jakarta Fashion Week akan memamerkan lebih dari 2500 koleksi terbaru mereka dan lebih dari 100 label tenant akan ikut berpartisipasi di Fashionlink Showroom dan market. Untuk penata rambut, setelah melalui audisi yang cukup panjang, maka terpilih lah 55 orang penata rambut professional. Jakarta Fashion Week 2019 akan terasa lebih segar karena menjadi satu rangkain dengan IdeaFest dan Brighspot, tidak hanya itu JFW 2019 ajak berkolaborasi dengan sponsor dan mitra Internasional. JFW 2019 akan dimeriahkan dengan adanya partisipan dari Australia Embassy Jakarta, Japan Fashion Week Organization, Korea foundation for Internasional Culture serta masih banyak lainnya.

Konferensi pers yang diadakan oleh penyelenggara menuju Jakarta Fashion Week 2019

Direktur Jakarta Fashion Week yaitu Lenny Tedja melalui keterangan pers mengatakan bahwa “Penyelenggaraan Jakarta Fashion Week tiap tahunnya tidak akan lepas dari dukungan dari berbagai pihak, mulai dari para pelaku kreatif (Desainer), model, penata rias, penata rambut, koreografet, kru dan banyak pihak-pihak lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Dan dibalik itu semua, selalu ada mitra-mitra strategis yang ikut mendapingi setiap langkah kami, yaitu para sponsor dan mitra Internasional”.

Menuju pekan mode terakbar se Asia Tenggara ini, Jakarta Fashion Week telah menggelar berbagai event, seperti diadakannya audisi model melalui JFW Model Search di empat kota yaitu dimulai dari Surabaya, Yogyakarta, medan dan final nya diselenggarakan di Jakarta pada Maret dan April lalu, disertai dengan adanya event Fashionlink Market, juga adanya Ramadhan Fashion Festival serta Road show untuk perancang aksesori dan perancang mode menswear. Menurut Zornia Harisantoso selaku Program Director Jakarta ” LPA dan LPM menswear saat ini sedang tahap semifinal dimana tahun ini total peserta dari kedua kompetisi mencapat 363 persert. Masing-masing pemenang LPA dan LPM Menswear akan mendapatkan beasiswa yang singkat di Istituto Marangoni Milan dan Florence, Italia”.JFW mencari model yang akan ikut berpartisipasi di jakarta fashion week 2019

Dengan beberapa program yang sudah berjalan sejak awal tahun, Jakarta Fashion Week kali ini ingin memberikan arahan untuk semua penggiat mode dan mengajak semua penontonnya untuk ikut merayakan kebebasan untuk berekspresi dari desainer-desainer yang berpartisipasi di acara tahunan Jakarta Fashion Week ini, sekaligus memberikan tren-tren yang akan muncul di awal tahun 2019 nanti. Di Jakarta Fashion week para desainer diharapkan akan berlomba-lomba mereflesikan imajinasi mereka dan menuangkannya dalam mahakarya dan diharapkan menjadi ‘trensetter’ dalam dunia fashion setidaknya selama satu musim. JFW diharapkan sebagai parameter fashion di Indonesia yang bisa menyalurkan dan menggiring para penggiat mode di Indonesia dan bisa bersaing dikancah Internasional.

About The Author

Reply