Manfaat Mengkonsumsi Minyak Ikan Secara Rutin

Menurut WHO (World Health Organization), sekitar 1/3 dari semua kematian berhubungan dengan penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung. Namun anehnya sebagian besar para penduduk Rusia tidak pernah mendengara masalah yang berhubungan dengan penyakit jantung. Ternyata rahasianya ada pada produk yang rutin mereka konsumsi yaitu minyak ikan.

Manfaat minyak ikan

Minyak ikan mengandung asam lemak yang tidak tergantikan seperti omega 3 dan omega 6 yang membantu menjaga jantung dan pembuluh darah tetap sehat. Mari kita simak beberapa efek luar biasa berikut ini yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi minyak ikan secara teratur!

1. Mengurangi resiko penyakit jantung

Mengurangi resiko penyakit jantung
Minyak ikan selalu berasosiasi positif dengan tingkat kolesterol yang terdapat dalam tubuh dimana minyak ikan ini bisa mengurangi jumlah kolesterol yang berbahaya. Asam lemak omega 3 dan omega 6 yang dikandung minyak ikan juga mampu mengurangi resiko penyakit jantung karena tingkat trigliserida menurun. Dengan menurunnya tingkat trigliserida, munculnya plak di bagian dalam arteri dapat menghilang dan tekanan darah ikut turun.

2. Mencerdaskan otak

Mencerdaskan otak
Omega 3 mengandung DHA atau asam docosahexaenoic yang membuat membran sel tetap sehat dan memperkuat koneksi sel-sel saraf dalam tubuh. Alasan ini memungkinkan kita untuk menggunakan minyak ikan sebagai cara untuk mencegah penyakit Alzeimer.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa minyak ikan menstimulasikan fungsi otak, dan meningkatkan waktu reaksi, menghasilkan fungsi otak yang lebih tinggi dan kecepatan pengambilan keputusan.

3. Meningkatkan stamina

meningkatkan stamina
Setelah mengkonsumsi minyak ikan secara teratur, tubuh mulai menggunakan lemak selama latihan dengan durasi yang panjang sehingga menghemat glikogen untuk latihan yang lebih sulit lagi. Ini mengingkatkan waktu seorang atlet dapat berolahraga.

4. Mengurangi resiko radang sendi

Mengurangi resiko radang sendi
Di pertengahan abad lalu, diketahui bahwa orang yang tinggal di dekat laut dan mengkonsumsi ikan, lebih jarang mengalami sakit pada sendi. Ini karena sendi itu membutuhkan lemak. Tanpa lemak, jaringan sendi kehilangan elastisitasnya yang akhirnya dapat menyebabkan cedera.Tentu saja, minyak ikan tidak sangat efektif terhadap mengobati radang sendi tetapi sangat bagus untuk mencegah masalah ini.

5. Mudah mengatasi stres

Mudah mengatasi stres
Polyunsaturates acids dalam minyak ikan dapat meningkatkan produksi serotonin, hormon yang bertanggung jawab untuk mood yang baik. Jadi, akan lebih mudah untuk seseorang menghadapi stres.
Dalam beberapa kasus, minyak ikan bahkan diresepkan untuk anak-anak dengan gangguan hiperaktif dan gangguan defisit perhatian. Menurut informasi dari studi penelitian, minyak ikan bahkan memiliki pengaruh positif kepada orang-orang dengan skizofrenia dan penyakit mental lainnya.

6. Mencegah masalah mata

Mencegah masalah mata
Beberapa dokter sering meresepkan minyak ikan untuk orang yang memiliki glukoma. Hal ini dikarenakan asam lemak membantu menghilangkan cairan mata yang membuat tekanan pada mata lebih rendah. Tentu saja minyak ikan tidak dapat dianggap sebagai obat utama, tetapi banyak peneliti masih berfikir bahwa sumber tambahan omega 3 bisa menjadi cara untuk dapat mencegah masalah mata.

7. Memberikan sumber vitamin dan mineral tambahan

Memberikan sumber vitamin dan mineral tambahan
Minyak ikan juga mengandung satu set mineral dan vitamin di dalamnya. Vitamin dapat bervariasi tergantung pada jenis ikan dan banyak faktor lainnya, Sehingga minyak ikan tidak akan bisa dikonsumsi sebagai multi-vitamin.
Namun, minyak ikan sebagai sumber tambahan vitamin A dan D yang bisa membantu menyingkirkan rambut rapuh dan menyerap kalsium serta fosfor. Secara historis, menggunakan minyak ikan diresepkan untuk mereka yang kekurangan vitamin D dan juga anak-anak untuk mencegah rakhitis.

8. Kulit terlihat sehat

Kulit terlihat sehat
Minyak ikan memiliki pengaruh positif pada kulit karena asam omega 3 bisa menyimpan kolagen dan sumber elastisitas kulit yang mencegah munculnya kerutan. Usia serta stres yang konstan mengurangi jumlah kolagen bisa membuatnya kering dan menua.

About The Author