Bumil Batuk? Inilah 5 Cara Untuk Mengatasinya

Batuk saat hamil membuat tidak nyaman

Batuk selama kehamilan sering merupakan gejala infeksi pernapasan. Meskipun sebagian besar batuk tidak diketahui dapat membahayakan bayi, mengobati batuk dapat menjadi tantangan karena hanya sejumlah kecil obat batuk yang dianggap aman digunakan selama kehamilan. Langkah pertama untuk menghilangkan batuk adalah dengan mencoba pengobatan rumahan untuk mengelola gejala, tetapi jika batuknya parah atau jika gejalanya menetap, obat-obatan tertentu dapat digunakan sesuai dengan resep dokter.

Meskipun sistem kekebalan Anda yang bekerja sebagian bertanggung jawab untuk menjaga bayi Anda tetap hidup, ia juga memiliki sisi negatif: Anda lebih rentan terhadap pilek, batuk, dan sakit tenggorokan.

Ketika Anda batuk, perut Anda akan bergerak ke atas dan ke bawah, yang dapat memberi bayi Anda perjalanan yang menyenangkan. Tetapi si kecil Anda mungkin tidak akan terpengaruh oleh batuk Anda. Meskipun batuk Anda mungkin tidak menyakiti bayi Anda, itu bisa membuatnya tidak nyaman atau sulit untuk tidur. Cukup sulit untuk mendapatkan cukup tidur ketika Anda hamil, dan batuk dapat membuat masalah menjadi sangat sulit.

Cara terbaik untuk tetap sehat selama kehamilan adalah mengikuti gaya hidup sehat dan makan diet seimbang. Namun, jika Anda terkena pilek, perawatan alami untuk batuk saat hamil akan terbukti bermanfaat:

1. Minyak Kelapa
Minyak kelapa dikenal luas karena sifat antijamur, antibakteri dan antivirusnya. Kehadiran konsentrasi asam laurat dalam minyak kelapa bekerja sangat baik dalam menghancurkan lapisan lipid di sekitar virus dan membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi. Minyak kelapa sangat aman selama kehamilan, dan dapat digunakan baik secara internal maupun topikal. Anda dapat menambahkan satu sendok makan minyak kelapa yang bisa dimakan dalam minuman panas untuk mendapatkan bantuan dari dingin.

2. Sup Ayam Panas
Menghirup semangkuk sup ayam panas adalah salah satu cara terampuh untuk menyingkirkan pilek pada kehamilan. Sup ayam penuh dengan nutrisi, dan juga kaya akan sifat anti-peradangan. Anda dapat menambahkan jahe, bawang putih, bubuk cabe rawit, dan thyme untuk membuat sup Anda lebih mewah dan semua bahan ini bekerja sangat baik dalam melawan gejala dingin.

3. Cuka Sari Apel
Cuka sari apel adalah obat yang sangat aman dan berguna untuk menyembuhkan pilek pada kehamilan. Sifat alkalin cuka sari apel menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat untuk virus dan dengan demikian membunuh mereka. Pada permulaan yang sangat dingin atau segera setelah Anda melihat gejala pilek pertama selama kehamilan, Anda mungkin mulai mengonsumsi cuka sari apel. Ambil satu sendok cuka dan campurkan dalam segelas air hangat. Idealnya, Anda harus berkumur dan kemudian meneguk solusi untuk mencapai manfaat maksimal. Anda dapat mengambil ini setiap jam atau sampai Anda terbebas dari gejala dingin.

4. Madu dan Lemon
Madu dan lemon adalah kombinasi yang bagus untuk menyingkirkan rasa dingin pada kehamilan. Anda dapat mengambil segelas air hangat dan menambahkan satu sendok teh madu dan satu sendok makan jus lemon ke dalamnya. Aduk rata dan minum campuran ini tiga hingga empat kali sehari untuk menjadi lebih baik. Vitamin c dalam lemon mempersiapkan sistem kekebalan tubuh dan sifat menenangkan madu bekerja dengan baik di tenggorokan yang sakit.

5. Makan Dengan Baik
Makanan memberikan energi ke tubuh kita, dan lebih banyak energi dibutuhkan ketika tubuh Anda berjuang melawan penyakit atau penyakit apa pun. Anda dapat makan makanan kecil yang sering daripada makan lebih besar pada satu waktu. Buah-buahan segar dan sayuran, kacang-kacangan, daging dan produk susu, biji-bijian yang berkualitas rendah harus dikonsumsi untuk memberi Anda energi dalam dingin.

Perawatan rumah yang disebutkan di atas sangat efektif dalam menyembuhkan batuk pada kehamilan. Namun, disarankan bahwa jika pengobatan ini tidak terbukti bermanfaat, Anda harus mencari nasihat medis. Sebaiknya ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Jika mengalami batuk pada malam hari yang berlangsung lebih dari tujuh hari, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan medis yang dibutuhkan.

About The Author

Reply