BMKG Beberkan Potensi Banjir di Kalimantan Bulan November

Andrygmv.net —

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap data prakiraan banjir di wilayah Kalimantan. Data ini memuat prakiraan banjir November dalam tiga dasarian atau tiap sepuluh hari.

Selain membagi dalam tiga dasarian, BMKG membagi peta prakiraan tersebut menjadi tiga tingkat potensi banjir, yaitu tinggi, menengah, dan rendah.

Saat ini wilayah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat tengah terendam banjir di sejumlah kecamatan. Banjir yang tak kunjung surut ini telah merendam 12 kecamatan di wilayah tersebut

BMKG dalam laman resminya merilis data prakiraan banjir yang dapat dimanfaatkan masyarakat atau pihak-pihak setempat untuk mengantisipasi bencana tersebut.

Kalimantan sendiri dibagi menjadi 5 wilayah provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Menurut data tersebut, pada dasarian kedua (11-20) November sejumlah wilayah di Kalimantan Barat berada dalam potensi menengah, disertai satu kabupaten di Kalimantan Timur, dan satu kabupaten di Kalimantan Tengah.

Wilayah Kalimantan Barat yang berada dalam potensi banjir tingkat menengah adalah wilayah Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kuburaya, Landak, Mempawah, Sambas, Kota Pontianak, dan Kota Singkawang.

Sedangkan yang berada dalam potensi banjir tingkat menengah di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur adalah Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Di dasarian kedua November tidak tercatat wilayah yang berada pada potensi tinggi alami banjir. Selain itu, sejumlah wilayah lainnya tercatat berada dalam potensi rendah.

Meski berada dalam potensi rendah, masyarakat harus tetap waspada di tengah musim hujan ini. Pasalnya beberapa waktu ke belakang hujan turun secara merata dalam intensitas sedang hingga tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pada dasarian tiga (21-30) November, BMKG memperkirakan lebih sedikit wilayah yang berada pada potensi banjir tingkat menengah.

Kalimantan Barat masih menjadi penyumbang wilayah terbanyak dengan Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Kuburaya, dan Sambas.

Wilayah lain yang juga berada dalam potensi tingkat menengah adalah Kabupaten Serutan di Kalimantan tengah dan Kutai Timur di Kalimantan Timur.

Seperti pada dasarian sebelumnya, pada dasarian ketiga pun tak ada wilayah yang berpotensi tinggi banjir. Sedangkan, sejumlah wilayah lainnya di 5 provinsi di Kalimantan tercatat berpotensi rendah banjir.

(lnn)

[Gambas:Video CNN]