Anda Penikmat Kopi? Yuk Sambangi Ajang Ini

Ini juga menjadi ajang para UMKM di industri kopi untuk bangkit dan maju bersama.

Andrygmv.net, JAKARTA — Bagi para penikmat kopi, ajang Jakarta Coffee Week (Jacoweek) sudah menjadi acara kopi yang paling ditunggu-tunggu sejak 2016. Meski terselenggara secara daring pada 2020 lalu, tahun ini ABCD School of Coffee dan HYPE! mengajak para penikmat kopi dan pelaku industri kopi, teh, dan cokelat untuk bertemu kembali melalui acara offline alias luring di #Jacoweek2021 yang digelar selama tiga hari, yaitu Jumat (26/11) hingga Ahad (28/11) yang bertempat di Atrium GF Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Utara. 


“Tema Livin’ Jacoweek 2021 tahun ini adalah ‘Let’s Get Together Again’. Melalui tema ini, kami ingin mengajak teman-teman UMKM di industri kopi dari hulu hingga ke hilir untuk maju dan bangkit bersama,”ungkap Hendri Kurniawan, Co-Founder Jakarta Coffee Week, dalam keterangan pers yang diterima Republika, Rabu (24/11).


Ajang Livin’ Jacoweek 2021 secara luring pun diharapkan bisa menjadi suatu platform berkelanjutan sekaligus perwujudan dari kekompakan dan kebersamaan dari para penikmat kopi maupun pelaku industri kopi, teh, dan cokelat, baik berskala besar maupun kecil.


Setiap harinya, Jakarta Coffee Week 2021 akan berlangsung dari pukul 10.00 – 22.00 WIB yang dibagi menjadi enam sesi yang setiap satu sesi terdiri atas dua jam. Dengan harga tiket Rp 20 ribu per pax yang bisa dibeli secara daring di www.lakkon.id dari tanggal 23-25 November 2021 maupun penjualan tiket on the spot.


Menghadirkan 85 tenants, pengunjung tak hanya bisa menikmati dan membeli berbagai produk dan peralatan kopi terbaik, tapi juga menyaksikan berbagai aktivasi seru di dalamnya. Selain itu, akan ada kompetisi manual brew dengan nama “Jago Brew” dengan jumlah peserta lebih dari 80 orang dari berbagai daerah di Indonesia dan kompetisi Latte Art berskala Nasional untuk Barista yang diadakan oleh ABCD School of Coffee. Tak kalah menarik, akan ada gerai dari asosiasi kopi SCAI (Specialty Coffee Association of Indonesia) yang mendatangkan petani dan biji kopi green beans dari berbagai penjuru Indonesia.


Ajang perayaan kultur kopi spesialti ini biasanya dibanjiri oleh peminat kopi yang tak hanya datang dari Jakarta saja tapi juga dari kota-kota tetangga. Para penikmat kopi, barista dan ahli kopi terbaik, merek-merek kopi lokal yang paling terkemuka, produsen dan distributor mesin kopi, bahkan petani-petani kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Semuanya bergabung di acara kopi terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.


Dalam 10 tahun terakhir, industri kopi Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Saat ini, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Industri kopi memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang di Indonesia. Tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha kopi menjadi salah satu buktinya.


Hendri memaparkan perkembangan pesat industri kopi lokal dapat dilihat melalui bertambah banyaknya coffee roaster, baik berskala kecil maupun besar yang hadir. Maka,  Jacoweek menjadi wadah yang tepat bagi mereka untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk terbaik mereka. 


”Mengadakan Livin’ Jacoweek 2021 secara offline adalah keputusan terbaik, karena kami menyadari bahwa para pelaku industri ini selain mengandalkan penjualan digital, tentunya harus mendapatkan dukungan penjualan dan pemasaran secara langsung kepada customer melalui suatu kegiatan offline. Walaupun digelar secara offline, namun Livin’ Jacoweek 2021 tetap mengutamakan protokol kesehatan dengan berbagai kebijakan,” tambah Hendri.


Komitmen Jacoweek dalam mendukung UMKM industri kopi, teh, dan cokelat semakin diperkuat dengan kehadiran gerai Jakpreneur yang didukung oleh Pemprov DKI Jakarta serta UMKM lainnya yang menjadi bagian dari kampanye Gerakan Bangga Buatan Indonesia (GBBI), program baru besutan pemerintah yang merupakan kampanye untuk bangga menggunakan produk buatan Indonesia.


Kehadiran Livin’ Jacoweek 2021 ini mendapat dukungan penuh dari para sponsor, seperti Bank Mandiri. Bank Mandiri optimistis inisiatif promosi dan aktivasi dengan melibatkan komunitas seperti penggemar kopi ini sangat efektif karena saat ini ngopi telah menjadi gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari. 

sumber : siaran pers